Akumu Tantei (Nightmare Detective)


Butuh pemicu adrenalin yang akan memacu kencang aliran darah anda ke otak? Film lepas yang satu ini mungkin bisa jadi pilihan.

Bercerita tentang Keiko Kirishima, seorang detektif wanita, yang baru saja dipindahkan ke bagian kriminal. Dua kasus bunuh diri yang misterius langsung dihadapkan padanya. Namun karena parasnya yang ayu serta pembawaan yang feminin Keiko dianggap kurang mampu dan agak dilecehkan oleh beberapa orang teman kerjanya. Tapi keseriusan Keiko dan analisanya yang baik akan kasus ini akhirnya mendapat pengakuan dari rekan kerjanya tersebut.

Dua kasus bunuh diri yang mereka hadapi benar-benar misterius karena keadaan mayat korban yang mereka dapati lebih tepat dikatakan dibunuh daripada bunuh diri. Namun tidak adanya bukti-bukti lain ataupun saksi menjadikan kasus ini semakin rumit. Satu-satunya petunjuk adalah para korban sebelumnya menelepon seseorang dengan inisial “O”.

Keiko pun akhirnya menemukan keterkaitan sambungan telepon itu dengan “O” dan caranya membunuh para korban yang melalui “mimpi buruk”. Untuk menyelesaikan kasus ini, Keiko meminta bantuan pada seorang cenayang yang bisa masuk ke dalam mimpi tersebut dan Keiko sendiri mengikatkan dirinya dengan “O” untuk dapat menangkap pembunuh ini. Meskipun mempertaruhkan nyawanya, segala usaha Keiko memang tidak sia-sia bahkan berbuah manis untuknya dan cenayang tadi.


Sang detektif menganalisa korban “O”


Keiko dan detektif mimpi

Film ini merupakan jenis film thriller Jepang yang menuntut konsentrasi lebih dan keseriusan saya dalam menontonnya. Seakan semua benda yang bergerak atau tampak di layar dapat menjadi petunjuk dan memberikan jawaban, untuk berkedip pun rasanya agak sulit🙂 Kalau ada sedikit gambaran ketika menonton “Reincarnation”, di film ini saya harus menyatu-nyatukan berbagai kemungkinan dan menilik ke sisi lain. Mulanya saya pikir tokoh utamanya adalah sang cenayang. Namun kemudian sang detektiflah yang dimaksudkan dalam cerita ini.

Seperti kebanyakan film horor atau thriller yang lain, ending yang membingungkan namun juga memuaskan menjadi dilema kepuasan tersendiri. Di satu sisi, si pembunuh berhasil mereka tangkap, di sisi lain banyak bagian-bagian peristiwa flashback yang muncul di akhir cerita yang agak sulit mencerna keterkaitannya dengan ide cerita utama. Ide bunuh diri dan keinginan untuk hidup mungkin bisa dijadikan alasan. Dan fakta bahwa film horor atau thriller Jepang memang bisa mengalir dan memiliki ending yang ‘apa adanya’ dan ‘apa maunya’ si empunya cerita membesarkan hati saya untuk tidak menaruh kecewa. After all film ini lumayan lah dan saya rekomendasikan untuk penikmat film-film dari genre yang sama.

Sutradara: Shinya Tsukamoto
Pemain: Hitomi (Keiko Kirishima), Ryuhei Matsuda (Nightmare detective), Masanobu Ando (Wakamiya)
Release: 13 Januari 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s