Chrismas on July 24th Avenue


7 Gatsu 24 Ka Doori No Kurisumasu



Menonton film ini saya seperti kembali merasakan nuansa film-film drama produksi Hollywood seperti One fine Day, Sleepless in Seatle, When Harry Meet Sally, dan film-film lain dengan genre sama. Starting film yang menampilkan pemandangan indah pelabuhan di Lisbon dengan iringan soundtrack yang jazzy memberikan kesan nyaman tersendiri. Tanpa ada harapan khusus setelah itu, film ini berjalan begitu saja sampai saya menyelesaikannya tanpa sedikitpun merasa bosan.

Diadaptasi dari novel Yoshida Shuichi, film lepas yang satu ini menyuguhkan kisah cinta klasik yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bercerita tentang Sayuri Honda, seorang wanita ‘otaku’ penggila komik yang jatuh cinta pada seorang teknisi cahaya bernama Okuda Soji. Sayuri yang introvert, pemalu, dan penyendiri mengetahui secara detail kesukaan, kebiasaan maupun pekerjaan sang pria idaman yang kebetulan pernah berpacaran dengan seniornya di universitas. Sang pria ini, selaiknya dalam cerita-cerita komik yang dibacanya, selalu menjadi pangeran nomor satu di hati Sayuri.

Cinta memang dapat menjadi motivasi yang sangat kuat bagi seseorang. Demikian pula bagi Sayuri. Untuk menarik perhatian sang idaman, Sayuri si ‘otaku’ yang apa adanya mulai memperhatikan penampilannya. Sedikit demi sedikit Sayuri berubah. Dengan panduan majalah-majalah mode, Sayuri belajar berdandan dan memperindah penampilannya. Sayuri menanggalkan kaca mata bingkai tebalnya dan menggantinya dengan lensa kontak. Sayuri mengganti sepatu bruce lee nya dengan high heel. Sayuri juga merubah kebiasaan berpakaiannya yang model ‘kuburan’ dengan yang lebih trendi dan manis. Sayuri yang baru tampil memikat setiap orang.

Okuda Soji, sang pria idaman ternyata juga mulai menyukai Sayuri. Ketertarikannya muncul ketika melihat Sayuri yang tersenyum sangat menawan di bawah sorotan lampu panggung teater yang dikerjakannya. Okuda mulai jatuh hati pada Sayuri dan mereka pun mulai berkencan. Okuda yang sendirinya sedang mengalami krisis dalam pekerjaannya merasa sangat terpacu semangatnya dengan Sayuri yang selalu menghargai karya-karyanya.

Perjalanan cinta Sayuri dan pangerannya tidak banyak menemui masalah ataupun hambatan. Akhir cerita yang bahagia dan dikemas dengan nuansa-nuansa natal yang syahdu mempermanis film ini. Untuk genre komedi romantis saya cukup puas dan terhibur meskipun wajah-wajah pemainnya ‘kurang segar’. Sebagai penghias layar di film ini juga ada Abe Tsuyoshi (pemeran Mimasaka AKira di HYD) yang berperan sebagai Koji (adik Sayuri) dan juga ada Ueno Juri (pemeran Nodame di Nodame Cantabille) yang berperan sebagai pacar Koji yang juga otaku.

Sutradara: Shosuke Murakami
Pemain: Osawa Takao (Okuda Soji), Nakatani Miki (Sayuri Honda), Ueno Juri (Megumi Kamibayashi), Abe Tsuyoshi (Koji Honda), Kawahara Ayako (Akoko Ando)
Release date: 22 November 2006

5 thoughts on “Chrismas on July 24th Avenue

  1. yoi banget🙂 tapi salut ama sayuri nih.. secara dia yg bener2 polos gitu bisa berubah sedemikian rupa tanpa ada merasa canggung ama penampilan barunya, nah kalau gue.. udah nyemplung sumur duluan kalii saking berasa ga nyamannya😀

  2. Akhirnya semalem nonton film ini lewat indovision….BAGUSSSS bgt ternyata filmnya. Walaupun pemainnya bukan tergolong pemain muda malah itu menjadi daya tarik. Aplagi lagu-lagunya juga bagus bagus…

    Kayaknya tindakan Sayuri WAJIB di contoh sama semua orang yg lagi LOVE MELULU…mau berusaha untuk mendapatkan pangerannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s