Puropoosu Daisakusen


Bagaimana rasanya jika cinta pertama dan cinta sejati kita menjadi milik orang lain? Bagaimana rasanya ketika harus menyaksikan sang pujaan hati bersanding di pelaminan tepat di depan mata kita? Bagaimana pula rasanya ketika harus memberikan ucapan selamat untuknya di hadapan semua tamu yang hadir pada resepsi tersebut? Siapapun mungkin tak akan sanggup melakoni kejadian di atas kan?

Tapi tidak sama halnya dengan Iwase Ken. Dengan hati yang remuk redam Iwase Ken hadir ke resepsi pernikahan sahabat dekatnya sejak kecil yang juga merupakan satu-satunya wanita yang pernah dia cintai dalam hidupnya. Tak hanya hadir dan ikut dalam kepanitiaan, Ken juga harus memberikan ucapan selamat kepada Yoshida Rei, sahabatnya itu. Dengan senyum hambar yang dipaksakan, hati yang teriris-iris, dan jiwa yang semakin redup cahayanya, Ken harus menyaksikan kemesraan sang pujaan hati dengan Tada Tetsuya si calon suami. Namun tak ada yang dapat disalahkan kecuali dirinya sendiri karena Ken memang tidak pernah menyatakan perasaannya pada Rei. Meskipun mereka selalu bersama-sama sejak dari kelas tiga SD..

Penyesalan Ken yang teramat sangat berhasil menggugah peri penunggu gereja tempat akan dilangsungkannya resepsi pernikahan Rei dan Tada san. Sang peri pun menawarkan kesempatan untuk kembali ke masa lalu agar Ken dapat menyatakan perasaannya dengan harapan dapat merubah keadaan yang sedang berlangsung pada masa sekarang. Namun alih-alih menyatakan perasaannya, meski sudah berulang kali kembali ke masa lalu, Ken hanya berhasil memperbaiki beberapa kesalahan yang pernah dibuatnya dahulu seperti memberikan kancing keduanya pada Rei, membantu Rei berbaikan dengan kakeknya, mengingat dan membelikan kado untuk Rei, bahkan membantu dua orang sahabatnya yang lain untuk menjadi sepasang kekasih. Untuk hubungan Ken dan Rei sendiri tidak ada kemajuan sampai akhirnya Rei berpacaran dengan Tada san dan semua peristiwa lain mengalir begitu saja.


Ken yang tegar



Rei dan Tada san, bersanding di depan mata



Marry me?

Penyesalan memang selalu datang terlambat. Ken di masa lalu meskipun tidak berhasil meraih hati Rei namun kebaikan-kebaikan yang telah dilakukannya berbuah manis di masa depan. Meskipun peluang terakhir Ken tidak sesuai harapannya, takdir yang telah ditentukan untuk Ken dan Rei sudah tertulis oleh si pengarang manga ini dan jadilah another happy ending story.

Siap-siap untuk gregetan setengah mati ketika menonton 11 episode dorama ini. Saya sendiri hampir saja ingin melewati episode 8, 9, dan 10 untuk langsung menuju ending cerita di episode 11. Kenapa? Bukan karena jalan ceritanya yang lambat atau membosankan. Justru dorama ini seolah punya tantangan tersendiri yang selalu menggantung rasa penasaran saya. Tapi melihat sikap dan tindakan tokoh Ken yang diperankan Yamapi Tomohisa ini lho! Selalu terlambat dalam memberikan reaksi meskipun sudah ada aksi dari Rei. Dalam setiap kejadian di masa lalu Ken juga plin plan dalam menentukan langkah-langkah operasinya untuk mendapatkan cinta Rei. Alih-alih menyatakan perasaan yang hanya butuh satu kalimat itu, Ken lebih memilih diam dan diam dan diam dan kemudian ketika hatinya sudah tergerak untuk berkata, “Boku wa.. boku..” dicabut lagi karena hal-hal sepele. Benar-benar gregetan melihat Iwase Ken ini!

Secara isi dan jalan cerita dorama ini cukup menarik dan menggugah perasaan. Untuk orang-orang introvert yang juga memiliki masalah serupa ada baiknya melihat dorama ini, paling tidak mungkin ada pelajaran dan trik-trik ungkapkan cinta yang bisa diambil. Secara penokohan untuk Yamapi sih sudah okay, natural banget malah (seolah-olah Yamapi sedang mengalami hal yang sama nih) namun sayang chemistrynya dengan Nagasawa Masami yang memerankan tokoh Yoshida Rei kurang terasa. Penokohan dan acting Masami sih juga lumayan, meskipun potongan rambutnya agak tidak pas di sini. Malah pada awal-awal episode Masami terkesan menggunakan wig yang kaku. Sementara untuk tokoh-tokoh yang lain saya kurang setuju dengan pemeran Tada Tetsuya nya yang sepertinya kurang oldies wajahnya. Secara Tada san ini digambarkan sebagai seorang dosen yang nerd, kaku, polos saya mengharapkan sosok yang tidak semanis Fujiki Naohito. Meski actingnya Naohito di sini juga kakkoi, yang terbukti dengan kebencian saya setiap melihat dia muncul dan jadi semakin sebal pada adegan dia menembak Rei di depan Yamapi!

Ending dorama ini yang bikin saya semakin gregetan, hampir copot malah jantung saya saking sebalnya. Meskpun happy ending tapi kesannya malah gantung. Padahal kalau sutradaranya bisa mengemas ending ini lebih manis lagi, misalkan dengan adegan pelukan atau saling bertatapan (atau malah ciuman?), pasti akan sempurnalah kepuasan penonton akan dorama ini. Well well.. apa memang ingin dibuat semirip manga nya ya? Anyway, for its package this dorama deserve 3.5 stars from me.

Sutradara: Narita Takeshi
Pemain: Yamashita Tomohisa (Iwase Ken), Nagasawa Masami (Yoshida Rei), Fujiki Naohito (Tada Tetsuya), Eikura Nana (Oku Eri), Hiraoka Yuuta (Enokido Mikio), Hamada Gaku (Tsurumi Hisashi), Mikami Hiroshi (Yosei, peri gereja).
Release: April – Juni 2007

9 thoughts on “Puropoosu Daisakusen

  1. buat yang pernah ngalamin ‘nungguin’ ungkapan cinta dari orang yang qt suka, dorama ini bener2 biqn nangis darah (lebayyyy, hehehehe)

  2. mba ichal
    saranghae
    sbg koreanholic
    diriku mengaku sangat bersyukur dengan adanya blogmu ini
    secara…di kotaku ga da yang jual dvd, mp3 or vcd drama korea n jepun

    bisa ga aku minta dibagi koleksi filmnya…
    abis ga tw mo cari dimana
    or donlot dimana
    hiks

    yamapi
    i love you

    mba ichal udh nonton nobuta wo produce blom?
    dulu aku dah nonton wktu msh d jogja

  3. uuuuhhhhhh,,.,,,,,keren bgt.aku biasanya nonton film action n ga prnh nonton yg roman gt tp pas nonton tg satu ini wow…aku bnr2 bs nangis bo’. critanya ga bs ditebak.pokoknya keren, keren bgt.

  4. kalo di pikir2, si kenzo ini bener2 bodoh dan tukang cari masalah, masak dia nembak cewek pas cewek itu mau nikah dengan orang laen, ya kasihan mempelai prianya lah, apa ga remuk redam tuh perasaannya tada, lgpl dia ga dapat rei jg karena kesalahanya sendiri,
    so
    PERSETAN DENGAN YAMAPI EH KENZO!!!!

    Masami nagasawa tetep yg tercantik, hehe
    cuma drama….cuma drama….

  5. Pingback: Proposal Daisakusen SP » sinemakorea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s