Marrying High School Girl


Marrying high school girl bercerita tentang Ah Pyon Gang, seorang pelajar SMU yang karena namanya sama dengan puteri Pyon Gang sedari kecil dihantui sang puteri sehingga memiliki tabiat yang sama persis dengannya yaitu dapat serta merta menitikkan air mata bahkan menangis sejadi-jadinya tanpa sebab. Beberapa peramal mengatakan bahwa keanehan Pyon Gang ini dapat berakhir jika Pyon Gang dinikahkan dengan laki-laki bernama Ondal (sesuai dengan nama suami putri Pyon Gang) sebelum umurnya mencapai 16 tahun atau Pyon Gang akan mati.

Pada mulanya Pyon Gang dan keluarganya tidak percaya pada ramalan tahayul ini. Namun sewaktu mendekati usianya yang ke 16, ada-ada saja bencana yang menimpa Pyon Yang yang hampir merenggut nyawanya. Pyon Yang pun mulai mempercayai ramalan ini dan mencari-cari di internet setiap laki-laki yang bernama Ondal.

Pada saat yang bersamaan, seorang murid pindahan bernama Park Ondal masuk ke kelas Pyon Yang. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Pyon Gang yang sudah tidak pernah menangis lagi sejak melihat Ondal sangat yakin kalau laki-laki itulah yang dapat menyelamatkan hidupnya. Berbagai carapun digunakan Pyon Gang untuk mendapatkan hati Ondal. Namun ternyata tidak semudah itu, baik Ondal, keluarganya maupun keluarga Ondal sangat menentang ide menikah di usia dini ini. Perjuangan Pyon Gang untuk hidup penuh adegan-adegan lucu dan cukup menghibur dan tentu saja film ini pun berakhir bahagia, seperti laiknya film-film bergenre sama.

Untuk anda yang membutuhkan hiburan segar mungkin dapat mempertimbangkan film ini sebagai salah satu pilihan. Secara memang genrenya komedi romantis, film ini sarat adegan-adegan lucu yang dapat mengocok perut anda, meski pada beberapa bagian agak terkesan dipaksakan dan dibuat-buat. Imbuhan animasi yang bertebaran di beberapa adegan memperkuat unsur komedi dan fantasi Marrying high school girl ini. Enaknya, tak ada beban sama sekali untuk memikirkan bagaimana jalan cerita atau endingnya yang dapat ditebak. Gak bagus banget tapi juga gak jelek deh.

Untuk acting para pemainnya yang tergolong masih muda belia, Lim Eun Kyeong dapat berpadu padan dengan baik dengan lawan mainnya Eun Ji Won. Sayang, sepertinya Ji Won terlalu ‘tua’ untuk memerankan figur anak sekolahan. Secara film ini juga produksi tahun 2004, saat dimana pemain muda masih ‘langka’ dan tak banyak pilihan seperti sekarang, pihak produksi dan sutradara juga mungkin punya alasan khusus dalam pemilihan Ji Won. Hanya saja, karakter yang coba dibawakan Ji Won kurang hidup rasanya, terkesan setengah-setengah dan agak susah membaca bagaimana si tokoh Park Ondal ini sebenarnya.

Karena itu, sekali lagi, bagi anda yang mendambakan film bagus mungkin sebaiknya menyingkirkan film ini dari daftar pilihan anda. Tapi kalau anda membutuhkan hiburan segar yang lucu dan bernuansa fantasia, ada baiknya mempertimbangkannya.

Sutradara: Oh Deok Hwan
Pemain: Lim Eun Kyeong (An Pyong Gang), Eun Ji Won (Park Ondal)
Release: 23 Desember 2004

15 thoughts on “Marrying High School Girl

  1. yah..
    sitcom itu last choice yang bakal gue tonton say..
    secara gitu lohh.. ceritanya pasti dragging bangetūüėõ
    coba siapa yang udah nonton cerita2 di sini yaa

  2. keknya memang udah lama gue ga liat niy film
    dalam bentuk satuan, adanya collector edition
    yang satu CD ada 7 atau 8 film dengan
    kwalitas film dipadatkan, alias jadi jelek..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s