Marrying The Mafia


Ide-ide pergangsteran telah merasuki Korean Wave sejak hampir satu dekade lalu. Setelah suksesnya “My Wife is a Gangster” dan “Chingu” (Friends) yang menghusung tema-tema gangster sejenis dalam berbagai kemasan, film maupun drama serial senadapun mulai menjamur. “My Boss My Hero” dengan sekuel-sekuelnya, “My Wife’s a Gangster” pun dengan 2 sekuelnya, serta film yang satu ini, berjudul “Marrying The Mafia” yang juga telah diproduksi versi kedua dan ketiganya. Menariknya sajian masing-masing film gangster ini memberi ide pada saya untuk mengulas kembali beberapa di antaranya yang akan saya kemas dalam parade review bulan ini. Dimulai dengan film bertemakan gangster produksi tahun 2002 yang berjudul “Marrying The Mafia”. Shall we begin?

Park Dae Seo, seorang pengacara muda berbakat, suatu pagi terbangun dan mendapati seorang gadis cantik berbaring di sebelahnya. Betapa kagetnya Dae Seo demi menyadari kemungkinan yang telah terjadi antara dirinya dan gadis itu. Terlebih Dae Seo sama sekali tidak ingat siapa dia, bagaimana dan kenapa mereka berdua bisa sampai ‘terpeleset’ berduaan di apartementnya.

Gadis itu, Jang Jin Kyeung namanya, tak kalah kagetnya dibanding Dae Seo. Jin Kyeung yang merasa kehormatannya telah tergadai pada laki-laki asing tersebut hampir saja menerjunkan dirinya dari jendela apartement jika saja Dae Seo tak mencegahnya dan berjanji akan bertanggung jawab.

Kejutan yang didapat Dae Seo pagi itu ternyata belum berakhir. Di kantor, setelah presentasi proyek barunya, Dae Seo diberitahu kalau beberapa temannya sedang menunggu dirinya di atas gedung. Tanpa curiga sedikitpun Dae Seo segera menemui mereka. Sesampainya di sana, tampak olehnya tiga orang lelaki tak dikenal bertampang sangar yang tanpa mukaddimah serta merta langsung memukulinya.

Ketiga orang tersebut tak lain adalah saudara-saudara kandung Jin Kyeung yang menuntut pertanggungjawaban Dae Seo karena telah meniduri adik kesayangan mereka. Dae Seo yang malang telah bermain api! Jin Kyeung ternyata bukan perempuan biasa. Jin Kyeung ini ternyata adalah putri bungsu “Triple J”, pimpinan kelompok gangster yang sangat terkenal kedigjayaan ilmu bela dirinya.

Meskipun telah berusaha membela diri, Dae Seo yang telah terkepung akhirnya menyanggupi segala perintah saudara-saudara Jin Kyeung ini. Baginya saat itu hanya ada dua pilihan, menuruti mereka atau…

Namun keesokan harinya, karena tetap merasa tidak bersalah, Dae Seo pergi menemui Jin Kyeung dan membujuknya untuk melakukan test keutuhan selaput dara. Dae Seo benar-benar tidak rela kalau harus terpaksa menikahi Jin Kyeung si putri gangster, terlebih dirinya juga sudah memiliki seorang kekasih yang telah dipacarinya bertahun-tahun.

Meskipun awalnya menolak, Jin Kyeung yang tak sampai hati melihat Dae Seo terus menerus diteror oleh keluarganya, akhirnya bersedia melakukan test tersebut. Alangkah kagetnya mereka berdua setelah hasil test keluar, alih-alih ingin melepaskan diri dari cengkraman keluarga gangster ini, Dae Seo malah terperosok semakin dalam…

Bagaimanakah nasib Dae Seo akhirnya? Apakah Dae Seo dapat kembali ke pelukan kekasihnya? Semua akan terjawab di akhir film ini.

Secara film ini bergenre komedi romantis, sebenarnya baik sisi komedi maupun sisi romantisnya sudah cukup proporsional diketengahkan. Pada menit-menit pertama film ini, terasa banget segarnya ide yang dibawakan film bertema gangster ini, seolah akan mengulang sukses film-film gangster sejenis (misalnya “My Wife’s a Gangster”). Mood penontonpun sempat melambung dan dimanjakan ketika melihat kocaknya adegan-adegan Park Dae Seo yang selalu dihantui oleh ancaman-ancaman Jang bersaudara. Bagaimana perlakuan ketiga saudara Jin Kyeung ini terhadap Dae Seo pun cukup renyah untuk memancing tawa. Tapi entah kenapa di pertengahan cerita film ini justru tiba-tiba merosot dan terkesan datar sesudahnya. Intrik-intrik hubungan gelap saudara Jin Kyeung yang tertua dengan guru sekolah anaknya semakin merusak konsistensi jalan cerita. Kejanggalan lainpun mulai semakin kentara terbaca di mata saya.

Positifnya, untuk sisi romantisme cerita ini, baik Jung Jun Ho maupun Kim Jeung Eun sangat pas memadu chaemistry mereka sehingga bagian adegan yang melibatkan kedua orang ini dapat kembali menaikkan mood penonton.

Film ini juga mempunyai plot ekstra yang unik yaitu pada menit-menit terakhir yang akan menjawab semua pertanyaan yang menyelubungi asal mula kisah Dae Seo dengan Jin Kyeung si putri gangster. Peletakan plot ekstra ini sangat pas dan manis seumpama desert yang akan membuat penonton ‘geleng-geleng’ kepala untuk keseluruhan film ini sendiri. Not bad lah!

Sutradara: Heung-sun Jeong
Pemain: Jung Jun Ho (Park Dae Seo), Kim Jeung Eun (Jang Jin Kyeung), Dong-geun Yun ( Jang, In Tae), Ji Ru Seung (Jang Seok Tae), Park Sang Wook (JanG Kyeung Tae), Park Hyeung Geun (Ayah Jin Kyeung), Lee Seo Yeon (Yu Jin, pacar Dae Seo).

Release: 13 September 2002

2 thoughts on “Marrying The Mafia

  1. c1tr4, marrying the mafia (1,2,3) film lepas kok, bukan serial, marrying the mafia 1 ga ada hubungannya dengan yang ke 2, tapi marrying the mafia 2 bisa dilanjutin ke yang nomer 3, cobain yang pertama dulu deh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s