Shindo


Karena lagi suka banget dengan actor pemeran L di “Death Note” ini, saya pun akhirnya mulai hunting dan baru menemukan beberapa film dan dorama yang diperankannya. Matsuyama Kenichi bagi saya adalah sosok actor muda yang unik. Matsuken (panggilan akrabnya) berani mencoba berbagai peran-peran aneh dan ajaib yang sering membuatnya tampil aneh, lucu, tolol, bahkan idiot seperti di penampilannya di dorama “Sexy Voice and Robo”, dibanding peran-peran manis selaiknya beberapa actor muda lain seangkatannya. Film Matsuken yang ingin saya telaah kali ini berjudul “Shindo”

Shindo (prodigy) yang baru direlease bulan Oktober kemarin, bercerita tentang Naruse Uta, seorang pelajar sekolah berusia 13 tahun yang sangat berbakat dan jenius dalam bermain piano. Saking jeniusnya Uta, sebelum menginjak usia sekolah dasar dan mengenal huruf dan angka, Uta bahkan telah bisa membaca not balok dan memainkannya dengan indah.

Sementara itu Kikuna Wao (diperankan oleh Matsuyama Kenichi), merupakan seoarang anak muda yang sangat menyukai piano dan bertekad untuk dapat diterima di akademi musik kebanggaannya. Sayangnya kesukaan Wao terhadap piano tidak diiringi oleh bakat cemerlang yang membuatnya harus berlatih keras untuk dapat melewati seleksi penyaringan penerimaan mahasiswa di akademi musik tersebut.

Uta dan Wao bertemu tidak sengaja pada suatu hari ketika beberapa anak nakal menghanyutkan boneka kesayangan Uta ke sungai. Waktu itu Wao sedang menghabiskan waktunya di sungai demi mendengarkan suara-suara alam yang indah menurutnya. Wao pun menolong Uta menyelamatkan Mr. Goose si boneka kesayangan Uta tadi.

Setelah itu pertemanan Uta dan Wao menjadi lebih dekat karena mereka berdua sama-sama hidup di dunia piano. Uta yang tadinya sangat tertutup dan penyendiri seperti menemukan teman yang bisa mengerti dirinya. Wao pun menjadi terbantu setelah berlatih bersama Uta. Wao bahkan berhasil lulus seleksi akademi musik dengan nilai tertinggi tanpa pernah diduganya. Sementara itu Uta yang masih bingung tentang apa sebenarnya yang diinginkannya dalam hidup menjadi terbuka hatinya setelah melihat perjuangan Wao. Pertemanan Uta dan Wao pun menemukan makna yang dalam lebih dari yang mereka bayangkan.


Uta dan Wao, sama-sama hidup dengan piano



Si jenius Uta



Piano tua di rumah Uta


Sebenarnya film ini termasuk film yang sulit untuk diterjemahkan secara gamblang. Secara film ini sangat dramatikal dan cukup menguji kesabaran saya karena alurnya yang lambat dan ada beberapa missing subtittle yang membuat saya harus menebak-nebak arah pembicaraan para pemainnya. Tapi gak buruk lah. Karena toh pada akhirnya saya dapat membaca big picture dan pesan yang ingin disampaikan dalam film ini.

Secara acting Narumi Riko sangat memuaskan meski sepertinya agak terlalu tua untuk memerankan gadis belia berusia 13 tahun. Meski dari segi kostum telah diusahakan sedemikian rupa untuk membuat perbedaan usianya dengan Matsuyama Kenichi yang berperan sebagai seorang pemuda berusia 19 tahu telah maksimal dibentuk. Matsuken sendiri di sini juga kurang keluar kemampuan actingnya. Karakternya yang biasa dan sedikit monoton agak sedikit mencuat ketika di bagian Wao yang menghadapi ujian penyaringan akademi musik. Nah pada bagian ini, dimana Wao sangat grogi bahkan hampir saja mundur dari ujian sampai ketika Wao berhasil memainkan Mozart dengan cemerlang tampaknya cukup membesarkan hati saya demi-demi melihat acting yang beda dari seorang Matsuken.

Shindo atau Prodigy ini memang sebuah film drama dengan orientasi musik klasik yang kental. Sehingga bagi anda yang mungkin kurang nyaman dengan suasana bekunya atau tidak memiliki motivasi khusus terhadap film ini, saya tidak merekomendasikannya sebagai salah satu alternatif hiburan anda. Meski demikian, tidak jelek kok. Dua setengah bintang deh dari saya!

Pemain: Narumi Riko (Naruse Uta), Matsuyama Kenichi (Kikuna Wao), Tezuka Satomi (Naruse Mika), Komoto Masahiro (Nagazaki Kazuo), Nishijima Hidetoshi (Naruse Koichiro), Kushida Kazuyoshi (Professor Mikoshiba), Asano Kazuyuki (Professor Komiyama)
Yoshida Hideko (Professor Katsura), Emoto Akira (Kikuna Hisashi)
Release: 26 Oktober 2007

5 thoughts on “Shindo

  1. apa matsuken itu main piano sendiri??

    wah aku belajar bertahun-tahun tapi nggak bisa main piano..!!
    nggak bakat seh..

    nonton film ini bikin aku ketawa liat act matsuken.

    actingnya bagus. walau adak membingungkan..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s