Sympathy for Mr. Vengeance


APES BANGET!

Merupakan debut revenge Park Chan Wook yang pertama sebelum Oldboy (2003) and Sympathy for Lady Vengeance (2005), film ini ternyata punya sisi gelap yang sama seperti si Lady Vegeance yang sudah lebih dahulu saya cicipi. Bedanya si Mister adalah kebalikan cerita dan fakta yang kebanyakan dimuat di versi Ladynya.

Ya, apes banget! Satu-satunya kesan saya setelah menonton film ini adalah apes dan naasnya para pemain si Mister. Bayangkan saja, dalam film ini Ryu si bisu dan tuli yang demi menyelamatkan biaya operasi kakaknya yang sakit-sakitan telah rela berurusan dengan penjual organ tubuh ilegal yang menyebabkannya tertipu mentah-mentah. Bukan hanya ginjal kirinya yang berhasil diambil para penjual tersebut, tabungannya pun ludes dilarikan oleh mereka tanpa menyisakan sepeserpun buat Ryu. Terjebak dengan keadaan ini, Ryu akhirnya bersepakat dengan pacarnya Yeong Mi yang merupakan salah seorang aktifis garis kiri, untuk menculik anak direktur Park Dong Jin. Meski anak tersebut diperlakukan dengan sangat baik oleh Ryu, Yeong Mi bahkan sang kakak yang menjadi tempat penitipan mereka sementara transaksi diangsungkan, namun sang kakak yang akhirnya mengetahui kejahatan adiknya inipun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di kamar mandi. Ryu yang berduka pun menguburkan sang kakak di tepi sungai tempat mereka dulu sering bermain ketika kecil. Apadaya, ketika Ryu sedang larut dalam kesedihannya, tanpa Ryu ketahui anak direktur Park yang dibawanya terjatuh ke dalam sungai dan tenggelam. Ryu tanpa sengaja telah membunuh anak malang terebut. Hal ini menjadikan Ryu semakin marah dan dendam kepada si pangkal bala kehancuran hidupnya yaitu para penjual organ ilegal tadi. Ryu pun mengejar mereka, membunuh mereka satu persatu bahkan memakan ginjalnya hidup-hidup!


Ryu dan Yeong Mi


Interogasi ala direktur Park


Ryu yang malang


Sementara itu direktur Park yang sangat berduka atas kematian putrinya tak kuasa menahan amarah. Direktur Park pun mulai menelusuri jejak Ryu sampai akhirnya ditemukannyalah Yeong Mi. Yeong Mi diinterogasi bahkan disengat listrik berkali-kali demi memuaskan amarahnya sampai akhirnya Yeong Mi meninggal. Direktur Park pun menemukan tempat persembunyian Ryu. Sementara Ryu yang mengetahui kepalanya sedang diincar sang bapak yang kerasukan dendam juga tak dapat menghindar lagi ketika pedang maut bermain di depannya. Siapakah kelak yang berhasil memenangkan pergulatan hidup dan mati atas nama dendam ini? Yang jelas bakal apes banget🙂

Secara alur di awal film ini terasa agak lambat dan menyiksa rasa penasaran saya, saya sempat merasa bosan dan jenuh menunggu kejutan yang akan datang pada sang Mister Vegeance. Kalau dibanding dengan versi Lady Vegeance nya yang dari awal saja sudah membuat saya terpana, dengan suguhan artistik pengambilan gambar serta background musik yang menawan, beberapa flash back scene yang tetap membuat saya patuh memperhatikan layar, memang sang Mister Vegeance lebih jujur dalam bercerita dan mengetengahkan masalahnya. Dari satu sisi, saya merasa memang lebih terhibur dengan versi Lady daripada Mister ini. Namun tak saya pungkiri konflik yang dihadirkan di sini meski saling tumpang tindih dan berhasilkan kenaasan pada karakternya sangat menarik bahkan beyond my imagination. Tak ada pihak yang kalah atau menang di versi Mister Vegeance ini, satu sisi lagi yang membuatnya istimewa di mata saya, ceritanya menjadi tidak biasa.

Secara film ini produksi tahun 2002, tak pelak lagi memang patutlah film ini menjadi inspirasi bagi munculnya film-film berkualitas kelas festival seperti Old Boy atau sang Lady Vegeance. Bravo Park Chan Wook, good work!

Sutradara: Park Chan Wook
Pemain: Song Kang Ho (Park Dong Jin), Shin Ha Kyun (Ryu), Bae Doona (Cha Yeong Mi), Lim Ji Eun (kakak Ryu)
Release: 29 Maret 2002

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s