Yume Juya


Terus terang saya agak bingung ingin membuat review film yang satu ini. Secara kesepuluh bagian cerita mimpi yang dimuat di sini tidak memiliki kaitan satu dengan yang lain, bahkan ketika pada awalnya saya mencoba menyelaraskan mereka dan menarik benang merah di antaranya, saya hanya terbelit pada kebingungan yang serta merta merusak konsentrasi saya dalam menikmati film ini. Aneh dan unik. Film ini memang berbeda dari yang lain, dalam segala sisi.

Yume Juya, ten nights of dreams, mimpi di sepuluh malam, begitu film ini diberi judul. Isinya memang sepuluh mimpi dari sepuluh tokoh yang berbeda yang dikemas oleh sutradara yang berbeda pula (tak heran film ini mengantongi prediket film dengan jumlah sutradara terbanyak untuk suatu film lepas). Mimpi-mimpi ini kebanyakan memang mimpi yang buruk (nightmare), menyeramkan, menakutkan, bahkan meski hanya berlatar hitam putih, perasaan was-was akan kejutan yang tak terduga sempat mengisi benak saya. Ada apa dengan mimpi yang ini?

Namanya mimpi, akan banyak sekali hal-hal janggal yang di luar konteks kebiasaan muncul di sini. Seperti munculnya benda seperti kursi atau meja yang melayang di udara, atau putaran jam yang berbalik, atau wajah-wajah menyeramkan tanpa mata dan tentunya rona darah yang diguyur di beberapa bagian ikut menyegarkan pemandangan. Duh, benar-benar rangkaian mimpi yang sebaiknya tidak anda anggap terlalu serius lah ketika menontonnya.

Yang menarik justru di bagian mimpi yang diperankan Matsuyama Kenichi. Mimpi ini cukup jelas dan gampang dimengerti. Dibanding beberapa mimpi sebelumnya yang memang menuntut saya untuk berpikir keras demi menafsirkan makna di belakangnya. Pada mimpi Matsuken ini, unsur komedi dan horor dipadupadankan dengan apik. Matsuken berperan sebagai seorang pembunuh misterius yang akan melenyapkan setiap wanita yang dianggapnya jelek seperti babi. Maka jadilah tokoh yang diperankan Matsuken memiliki sebuah ladang yang ditanamnya dengan mayat kemudian diberi lambang boneka babi di atas masing-masingnya.

Suatu hari seorang wanita yang sangat cantik berhasil memperangkap pembunuh misterius kita ini dan membawanya ke sebuah restauran. Si pembunuh misterius ini kemudian disuguhi hidangan yang sangat lezat, sedemikian lezatnya sehingga dia tak kuasa untuk menambah terus santapannya sampai buncitlah perutnya (seperti perut babi). Sang pembunuh yang penasaran dengan makanan super duper lezat itu kemudian dibawa oleh si wanita cantik untuk melihat proses pembuatan makanan yang ternyata mengantarkannya pada pemandangan yang sangat luar biasa. Nasib sang pembunuh pun akhirnya harus berakhir di ujung mulut babi🙂 Konyol banget tapi menghibur!

Nah dengan gambaran di atas, sebaiknya anda tidak menaruh ekspektasi yang berlebih untuk film ini. Meski demikian, dengan segala suguhan artistik dan bumbu-bumbu fantasinya yang sangat terasa, beberapa scene horor yang mencekam namun paduan adegan komikal yang lucu menggelitik menjadikan film ini semakin gado-gado dan yah.. lumayan lah untuk dijadikan selingan di antara rutinitas tontonan serial atau dorama yang cenderung monoton atau bahkan jalan di tempat. Tiga bintang untuk semua isi paketnya.

Sutradara:
“The First Night: Love” (Jissoji Akio)
“The Second Night: The Way of Realization” (Ichikawa Kon)
“The Third Night: Child” (Shimizu Takashi)
“The Fourth Night: Childhood” (Shimizu Atsushi)
“The Fifth Night: Fear” (Toyoshima Keisuke)
“The Sixth Night: Miracle” (Matsuo Suzuki)
“The Seventh Night: Loneliness” (Amano Yoshitaka, Kawahara Masaaki)
“The Eighth Night: Inspiration” (Yamashita Nobuhiro)
“The Ninth Night: Parting” (Nishikawa Miwa)
“The Tenth Night: Food and Sex” (Yamaguchi Yudai)

Pemain:
Kyoko Koizumi, Suzuki Matsuo, Kenichi Matsuyama, Tsuyoshi Ujiki, Umenosuke Nakamura, Keisuke Horibe, Yu Kashii, Kohji Yamamoto, Mikako Ichikawa, Koji Ookura, Sadao Abe, Tozawa, Yoshizumi Ishihara, Sacha, Fumika Hidejima, Hiroshi Fujioka, Tamaki Ogawa, Pierre Taki, Manami Honjou, Koji Ishizaka, Erika Toda, Sascha.

Release: 3 Agustus 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s