For Horowitz / My Piano (2006)


For Horowitz, merupakan sebuah melodrama yang keluar dari pakem stereotipe film-film korea pada umumnya. Mengisahkan Kim Ji Soo (Umh Jung Hwa), seorang wanita muda yang bercita-cita menjadi seorang pianist kenamaan persis seperti pianist favoritnya, Vladimir Horowitz. Sayangnya cita-citanya terbentur masalah keuangan, karena keluarganya tak mampu membiayainya sekolah di luar negeri. Ji Soo akhirnya mencoba keluar dari kehidupan keluarganya dan membuka sebuah kursus piano kecil di lantai dua sebuah ruko.
Suatu hari tanpa sengaja, studio piano Ji Soo di porak porandakan seorang anak laki-laki yang kemudian lari membawa metronomenya sehingga Ji Soo mengejar anak laki-laki tersebut sampai ke sebuah rumah kumuh yan sekaligus menjadi penampungan barang bekas yang tidak lain adalah rumah anak laki-laki misterius itu. Anak laki-laki yang kemudian di ketahui bernama Gyung Min ( Sin Ee-Jae ) itu memiliki seorang nenek yang sangat galak, dan ketika Ji Soo mengadukan perbuatan cucunya pada nenek itu, Ji Soo malah tidak digubris yang membuat Ji Soo jengkel dan melaporkan perbuatan Gyung Min pada polisi.
Seperti di pelintir oleh takdir, akibat insiden tersebut nenek Gyung Min balas memarahi Ji Soo dan membuat Ji Soo harus bertanggung jawab dengan cara memberi makan Gyung Min setiap hari.

Tanpa sengaja, ditengah ‘acara’ meladeni Gyung Min untuk makan itu, bocah yang tidak pernah bicara tersebut tiba-tiba memainkan piano Ji Soo, bukan sembarang memainkannya tetapi dia mengikuti nada dari anak-anak yang sedang menyanyi sambil bermain diluar. Sejak saat itu, Ji Soo seperti menemukan sesuatu yang amat menarik dari diri Gyung Min, karena selain picth control nada Gyung Min diatas rata-rata anak seusianya, Gyung Min mampu dengan cepat mempelajari not balok dan perkembangan skill pianonya bergerak cepat. Ada saat di mana Gyung Min mampu menterjemahkan hal-hal yang dia lihat di sekelilingnya kedalam susuan nada, sehingga membuat Ji Soo terkagum-kagum dibuatnya, bahkan Gyung Min menciptakan sebuah lagu untuk guru favoritnya itu.

Ketika Ji Soo memiliki kesempatan untuk menampilkan bakat Gyung Min pada khalayak ramai lewat sebuah kompetisi piano yang tentunya dapat melambungkan nama Ji Soo sebagai pengajarnya , justru Gyung Min mengacaukan impiannya, Ji Soo sebenarnya tidak mengetahui bahwa Gyung Min memiliki trauma terhadap cahaya karena tragedi yang menimpa ibunya ketika dia masih balita, sehingga pada saat pelaksanaan ajang kompetisi tersebut, Gyung Min yang terkena cahaya panggung menangis meraung-raung dan tak mampu melanjutkan kompetisinya. Ji Soo seperti dilanda kecewa dan keputus asaan yang amat sangat, lalu memutuskan untuk meninggalkan Gyung Min, dan berhenti mengajarinya piano.
Entah karena ikatan bathin yang telah terjalin sedemikian lama, akibat insiden nenek Gyung Min yang tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit, akhirnya Ji Soo kembali merawat dan mengajar Gyung Min dengan perasaan lebih tulus dari sebelumnya. Dan pada suatu kesempatan yang tak disangka-sangka, Gyung Min berhasil menunjukan bakatnya di depan khalayak ramai, ketika tanpa sengaja Ji Soo bertemu bekas teman kuliahnya dulu dan mengajaknya menonton pertunjukan ‘music chamber’. Salah satu dosen pengajar musik dari luar negeri yang juga dosen dari teman Ji Soo tersebut tertarik dengan bakat dan kemampuan Gyung Min dan mengajak Gyung Min untuk tinggal di luar negeri demi kemajuan bakat Gyung Min, awalnya Ji Soo menolak tawaran tersebut, namun dia akhirnya sadar dan demi masa depan Gyung Min yang lebih baik, akhirnya Ji Soo rela melepaskan Gyung Min pergi.

For Horowitz, walaupun tidak menjanjikan adegan-adegan romantis mengharu biru, namun kita masih dapat melihat ketulusan cinta yang keluar dari seorang wanita terhadap seorang anak, ketulusan cinta yang akhirnya tanpa syarat tersebut berhasil membawa seorang anak keluar dari kegelapan masa depan.
Di film ini, kita bakal di ajak tertawa bareng, menangis bareng, dan mencerna arti hidup dan ketulusan cinta untuk orang lain yang mampu mengubah seseorang menjadi orang yang lebih berarti.
Saya engga bisa membayangkan peran Ji Soo selain di isi oleh tante Umh Jung Hwa, tante ini bermain begitu bagus dan mampu memunculkan aura seorang Ji Soo yang awalnya memiliki niat lain terhadap Gyung Min lalu berubah menjadi cinta tak bersyarat seorang ibu pada anaknya.

Aktor muda Sin Ee-Jae yang berusia 7 tahun dan berperan sebagai Gyung Min, memang pada kenyataanya merupakan pemenang ajang kompetisi piano, sehingga mampu memainkan perannya dengan baik, meskipun film ini adalah film pertamanya.

Las but not least, OST film ini berisi lagu-lagu yang spendid untuk didengarkan.

4 bintang buat film ini. [tatz]

Director: Kwon Hyung-Jin
Producer: Cha Sung-Jae, Kim Mi-Hee
Cast: Uhm Jung-Hwa, Sin Ee-Jae, Park Yong-Woo, Choi Seon-Ja, Yoon Ye-Ri, Jeong In-Gi
Runtime : 108 Minutes

2 thoughts on “For Horowitz / My Piano (2006)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s