City Hall (2009) [Bagian 1 & 2]


INTRO

Sempet perang batin juga niy, antara mau nulis review drama City Hall secara wrapped dalam satu kali posting, atau per episode (hal yang belum pernah saya lakuin sebelumnya). Karena terus terang, menurut saya niyy..City Hall adalah segelintir drama yang bisa di bilang keluar dari pakem-pakem jalan cerita drama khas Korea pada umumnya. Emang sih, karena di balut sama latar belakang politik bikin penonton yang ga’ terlalu ngerti jalan pikiran Kim Sun Ah bakal berfikir bahwa drama ini bakal ngebosenin (politik boo..) mau di liat lucu dari sisi apanya coba? dan akhirnya  banyak yang bikin city hall masuk daftar list paling akhir dari DVD yang mau di tonton.

Saya juga gitu awalnya, tapii…karena saya fetish ngefens berat sama Kim Sun Ah akhirnya iseng-iseng saya tonton City Hall (sama halnya iseng-iseng saya ketika nonton MKSS–dan terkejut karena dramanya KEREN!). Lalu seperti berdejavu, City Hall ternyata juga kereenn…ga’ nyangka aja kalo drama dengan latar belakang politik itu bisa dibuat semenarik itu. Belum lagi kadar ‘romance’ dan politisnya di buat saling melengkapi..wow paduan yang tepat!.. makanya Sayang banget kalo saya buat wrapped dalam satu kali posting, terlalu banyak hal yang bisa di bagi buat di ceritain di drama serial sebanyak 20 episode ini. So saya mutusin buat mencoba mereview khusus drama ini dalam beberapa postingan terpisah dan panjangg,  semoga yang baca ga’ bosen..^^

PENGENALAN TOKOH UTAMA

City Hall adalah serial drama Korea produksi SBS yang di tayangin dari 29 April sampai dengan 2 Juli 2009 lalu sebanyak 20 episode. Pemeran utama wanitanya adalah Kim Sun ah. Kalo yang belum tahu Kim Sun Ah, dia adalah si ‘lovely Kim Sam Soon’, drama yang sempet ngetop banget sekitar tahun 2005 dengan menggandeng Hyun Bin si cowo’ super ganteng-pacarnya-Song-Hye-Gyo-itu yang menjadi lawan main Noona satu ini sebagai Ji Hyeon. Kali ini di City Hall, KSA bakal menggandeng cowo’ yang tidak berondong lagi (but you gonna love him as well as hate him, girls!–rare character) Cha Seung Won.

Tokoh-tokoh utama City Hall (credit pic: Tatz)

1. Shin Mi Rae (36 tahun), diperanin Kim Sun Ah.

Shin Mi Rae, perempuan lajang tamatan SMU yang dari lahir tinggal di sebuah kota kecil bernama Inju ini sudah tujuh tahun bekerja di kantor walikota Inju sebagai sekretaris untuk walikota. Engga’ pernah berfikiran muluk, enggak juga mengharapkan dapet kenaikan pangkat, dan engga suka politik (tapi akhirnya malah nyemplung di dalamnya-later on) Moto hidupnya cuma satu, ingin jadi orang baik. titik. Makannya dia si rela-rela aja 7 tahun di suruh bikin kopi buat kolega dan atasannya, atau cuma balikin buku-buku ke perpustakaan walikota. Kebaikan hatinya engga cuma terkenal di kalangan teman-teman kantornya, tapi juga lingkungan dimana dia tinggal. Di tempat Mi Rae tinggal siapa sih yang ga’ kenal sama dia. Semua orang sepertinya udah pernah merasakan kebaikan hati Mi Rae yang periang rajin nolong orang, rajin nyumbang (tenaga dan uang) tapi punya ibu segalak macan, hehehe…

2. Jo Guk (39 tahun), diperanin Cha Seung Won.

Lahir tanpa bapak dari seorang ibu yang engga pernah nikah bikin Jo Guk ga’ terlalu yakin kalo cinta murni itu ada. Apalagi ketika besar dan tumbuh menjadi anak yang pintar namun perfectionist serta punya karir bagus di bidang politik, bikin Jo Guk punya tekad menggebu-gebu untuk menduduki kursi nomor satu di Korea Selatan dan satu hari nanti berkantor di blue house (white house-nya KorSel). Di bawah bimbingan seorang tokoh politik paling senior dan di segani BB, Jo Guk belajar politik lebih dalam, sampai akhirnya karena BB juga ia malah terdampar di sebuah kota kecil dengan tingkat korupsi lumayan tinggi, Inju sebagai deputy mayor. Pindah kesebuah tempat kering (secara jenjang karir) bikin Jo Guk sempat kesal dengan BB, apalagi Inju ternyata adalah kampung halaman di mana Jo Guk lahir. Tapi Jo Guk tidak berambisi untuk menjadi wali kota Inju, ia (nantinya) bakal menjadi senator dari Inju dan masuk ke kancah politik lebih tinggi di tingkat pusat.

3. Min Joo Hwa (36 tahun), diperanin Chu Sang Mi.

Ga’ lengkap rasanya kalo dalam sebuah cerita ga’ ada tokoh yang bakal menjegal sang tokoh utama mencapai kesuksesan, nah untuk itulah Joo Hwa hadir. Sang tokoh antagonis ini sebenarnya adalah teman SMU Mi Rae, tapi karena kekayaan dan ambisinya, Joo Hwa berhasil duduk di kursi DPR menjabat sebagai anggota legislatif tingkat daerah. Dengan mulut berbisa, serta lobi-lobinya yang handal, Joo Hwa selalu dapat di andalkan buat menarik para kolega untuk dapat terus mendukung Inju menjadi sebuah kota (in her dream!) metropolitan, dan someday dia bakal menjadi seorang tokoh politik Korea yang di segani. Sayang sekali, mimpinya kandas gara-gara seorang temannnya yang tadinya bahkan engga’ masuk hitungan dia sebagai lawannya, malah menjadi Walikota Inju. Siapa lagi kalo bukan Mi Rae.

4. Lee Jung Do (44 tahun-tanpangnya ga’ setua umurnya kok) diperanin Lee Hyung Chul.

Seperti yang saya bilang, kalo ini adalah salah satu drama dari segelintir drama yang keluar dari pakem yang ada. Maka Tokoh Lee Jung Do ini adalah BUKAN tokoh ‘pria kedua’ dalam scene romance, tapi lebih kepada pelengkap tokoh yang tampak timpang aja kalo ga’ ada tokoh pria lain yang tidak mendukung sang pemeran utama wanita dalam hal lain selain kisah percintaan. Tokoh Jung Do yang protagonis ini sebenarnya adalah suami Joo Hwa yang juga bekerja di kantor walikota sebagai kepala bidang kebudayaan dan pariwisata. Impiannya sebenarnya sederhana, ingin hidup secara bersahaja dan sesuai dengan kepandaiannya, tapi sifatnya yang bertolak belakang dengan istrinya dan bobroknya moral para pejabat di Inju bikin Jung Do mendukung 100% niat kawan baiknya, Mi Rae untuk menjadi Wali kota di Inju, walau itu berarti harus bertentangan dengan istrinya.

EPISODE SATU

Bau kental suasana politik tercium sejak awal episode pertama bergulir. Ketika Jo Guk yang baru tiba ke kota Inju, sementara di sebuah desa di mana Mi Rae tinggal sedang mengadakan pemilihan ketua desa (lurah kali yee kali di sini). dengan prolog Mi rae yang berpendapat, kenapa dari kecil kita selalu harus di hadapkan sama pilihan, kenapa kita ga’ netral aja (padahal netralpun adalah sebuah pilihan). Maka ketika hasil perhitungan suara dijumlah, masing-masing kandidat lurah itu mendapatkan 24 suara dan 25 suara, padahal warga yang datang berjumlah 50 orang. Ternyata Mi Rae golput. Ia ga’ memilih kedua kandidat tadi. Walau telah di bujuk-bujuk sama calon lurahnya, Mi Rae tetep keukeuh. Mi Rae tenyata lebih berpihak sama makanan yang ada di hadapannya..hehehe..

Lalu scene berikutnya merupakan scene perkenalan tokoh utama. Shin Mi Rae yang hidup berdua dengan seorang ibunya yang telah 50 tahun menjual ikan Baendaengi (ikan herring yg di keringkan) di Pasar Inju, dan sehari-hari bekerja dengan mengendarai sepeda ke kantor wali kota Inju di sekretariat Walikota. Mi Rae selalu di tugaskan membuat kopi dan teh untuk kolega-kolega serta atasannya dan engga’ berniat ikut-ikutan dalam affair politik di dalamnya, dengan kata lain, Mi Rae sebenernya tahu persoalan korupsi di dalam pemerintahan Inju, tapi ia pura-pura buta dan tuli akan hal itu.

Suatu hari, ketika walikota Inju, Wali Kota Go harus berhadapan sama para anggota DPR untuk mempertanggung jawabkan kas Inju dari hasil pajak, Wali kota Go jago banget ngelesnya. Padahal anggota DPR yang lain terus-terusan mencecarnya, sampai Mi Rae yang kebetulan sedang menyuguhkan kopi di ruang rapat tadi ikut-ikutan di mintai pendapat. Awalnya Mi Rae bilang ia gak ngeliat apapun di kantor walikota, tapi ketika di desak ia malah keceplosan yang mengakibatkan Kota Inju di pangkas dana bantuannya.

Gara-gara itu, Jo hwa marah-marah sama Mi Rae. Tapi Mi Rae ga’ tinggal diam. Jo Hwa dalam pekerjaan mungkin bisa aja lebih tinggi jabatannya, tapi dalam status sosial, Jo Hwa masih satu angkatan sama Mi Rae. Dan Mi Rae marah-marah balik sama Jo Hwa dan bikin Jo Hwa speechless.

Setelah kejadian tadi, Jo Hwa yang memang dekat dengan Walikota Go memutar akal bagaimana mendapatkan kucuran dana lagi dari pusat. Akhirnya Jo Hwa mendapat akal, Kota Inju harus mengadakan kontes kecantikanMiss Baendaengi” dengan hadiah 20 juta won. Sehingga mereka punya alasan untuk minta dana tambahan dari pusat. Karena sebenarnya kontes kecantikan itu cuma akal-akalan mereka (semacam skema ‘money laundry’)  agar dapat menerima kucuran dana kembali untuk keperluan ‘melicinkan’ jalan.

Bo Mi : Lho ini kok pendaftarannya pakai foto Song Hye Gyo?

Pendaftar: Tenang aja, saya udah operasi hidung, dan bakal operasi mata dan dagu, sebentar lagi juga mirip sama dia…

Untuk itu di tunjuklah Joong Do, kepala bagian departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk menangani kontes yang baru pertama kali ini di adakan di kota Inju. Dengan staffnya, Jung Bo Mi yang juga merupakan teman baik Mi Rae, akhirnya pendaftaran kontes tersebut di buka. Sementara itu dengan licik, Jo Hwa menyuruh mantan adik kelasnya untuk ikut dalam kontes “Miss Bandaengi” karena mereka bakalan kong kalingkong supaya uang hadiahnya tetap masuk ke kantong Walikota, tapi si cewe’ itu  di janjikanbakal menang.

Selain kontes Miss Bandaengi, ternyata Inju juga akan kedatangan seorang deputy mayor dari pusat yang tentunya bakal mengeser kedudukan deputy yang ada. Gosip seputar kedatangan calon deputy barupun menyebar di kalangan staff  kantor Walikota Inju. Apalagi konon kabarnya orang yang bersangkutan tadi tampan, pintar dan masih cukup muda. Orang tersebut tak lain adalah Jo Guk.

Esoknya, Jo Guk datang ke Kantor Walikota Inju untuk mulai mejalankan tugasnya di sana dibantu seorang asisten tampan yang selalu nempel seperti perangko dengan Jo Guk, Ha Soo In.

Awalnya Mi Rae ga’ percaya kalo ada pejabat pemerintah yang tampan, setampan rumor yang beredar, tapi ketika bertemu dengan orangnya, Mi Rae beneran jatuh hati dan dengan nora’nya dia tanya ke temannya: “Apakah tadi cara bicaraku ketika bilang ‘reffil di perbolehkan loh’ (reffil do taeyo) itu cukup imut?”, dan teman sebangkunya cuma mendelik sebel..hahaha…

Sementara itu, Mi Rae yang ternyata terlibat hutang dengan debt collector gara-gara mantan pacarnya, bekerja serabutan selain menjadi sekretaris di kantor walikota. Semua pekerjaan ia jalanin, bahkan pekerjaan tukangpun ia kerjakan seperti mengecat dan menempelkan wallpaper dinding.  Seperti halnya ketika ia bertemu dengan Jo Guk lagi di suatu rumah baru  (yang tenyata rumah Jo Guk) yang akan ia pasangi wallpaper. Dan kejadian bodoh ini salah satu yang mewarnai pertemuan kedua antara mereka (tentu ini cuma salah satunya).

Mi Rae: (sambil marah-marah sehabis jatuh) Kenapa di lepas! tadikan udah berhasil megangin saya!

Jo Gok: Kamu kepalanya ga’ apa-apa kan? (menatap heran bin ajaib-dan berfikir perempuan di depannya sedikit gila)

Melihat pertemuan yang tidak mengenakan antara Wali kota Go dengan Jo Guk dan asistennya dan melihat peluang yang amat kecil kalau Jo Guk bakal berkoloni dengan Wali Kota Go, akhirnya Wali Kota yang hobinya KKN itu kembali berkonsultasi dengan si licik Jo Hwa bagaimana supaya Jo Guk tidak betah dan bertahan lama-lama di Inju. Jo Hwa pun menyarankan kembali kalo Kontes Miss Bandaengi ini biar Jo Guk yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraannya.

Dengan tersenyum licik, akhirnya Wali Kota memanggil Jo Guk untuk menyuruhnya menangani Kontes tersebut yang tentu saja awalnya di tolak mentah-mentah secara menurutnya ia belum ada seminggu kerja di Inju, bahkan gedung olahraga Injupun ia gak tau dimana, dan ujug-ujug ia malah di suruh menangani Kontes gak penting itu.

Jo Gok meminta Wali Kota kalo mau kontes itu dia tangani, at least harus di tunda sampai tahun depan.  Sayangnya ketika Jo Gok minta pendapat sama Mi Rae yang (lagi-lagi) sedang ada di situ buat menyuguhkan kopi buat pak Wali Kota dan Jo Guk,  Mi Rae malah marah-marah dan gak setuju kalo kontesnya di undur tahun depan.

Jo Guk gak tau kalo Mi Rae juga kepengen ikutan kontes Miss Baendaengi cuma gara-gara hadiah yang di tawarkan untuk juara pertama sebesar 20 ribu Won, sama banyaknya dengan jumlah  hutangnya.

EPISODE DUA

Episode dua di buka dengan adegan Jo Guk yang heran dan nyesel banget kenapa dia mesti minta pendapat sama Mi Rae. Alasan Mi Rae pun (walau bo’ong) bilang kalo di tunda acaranya, kasian yang udah menaruh mimpi dan harapan di kontes tersebut (padahal sih maksudnya Mimpi dan Harapan Mi Rae-hahaha).

Jo Guk : Lakukan apa yang mesti kamu lakukan, saya gak peduli sama kontes yang annoying ini.

Jung Do: Saya juga merasa kontes ini Annoying, tapi bukannya tugas harus tetap kita laksanakan dengan baik, jadi mari kita bekerja sama.

Ga’ lama masuklah Jung Do yang memang dari awal di tugaskan dalam penyelenggaraan Kontes Miss Baendaengi tersebut. Langung saja Wali Kota bilang kalo yang bakal menjadi penanggung jawab dalam acara kontes tersebut adalah Jo Guk. Jo Guk yang kandung kesal, menjawab ketus bahwa ia tidak peduli tentang acara yang bakal di buat dan seperti apa di depan Jung Do, tapi dengan nada pelan tapi tegas, Jung Do bilang mereka harus bekerja sama karena sudah di tugaskan oleh Wali Kota.

Balik ke ruangannya, Jo Guk langsung curah sama asistennya yang cute Soo In, kalo tugas pertama dia di kota kecil Inju ini adalah sebagai penyelenggara Kontes Miss Baendaengi, seakan-akan ia merasa di lecehkan sama pejabat tingkat daerah.

Ketika mereka berdua sedang asik ngobrol, masuklah Mi Rae yang sebenernya mulai melancarkan serangannya untuk bisa ikutan kontes Miss  Baendaengi. Sambil membawa 2 cangkir kopi dan ceritanya ingin menebar pesona. Mi Rae bilang kalo gak ada yang lebih cocok untuk jadi Miss Baendaengi selain dia karena seumur hidup dia tau seluk beluk ikan khas Inju tersebut (secara ibunya jualan ikan Baendaengi 50 tahun).

Mi Rae: Waktu awal saya kerja di sini, orang-orang banyak yang bilang saya cantik dan dari kecil saya sering di bilang mirip boneka.

Jo Guk: Boneka apa? Shrek, King Kong? atau Alien?

Walau sudah di tolak mentah-mentah oleh Jo Guk (malah sempat di bilang gila olehnya lewat Soo In) upaya Mi Rae untuk ikutan kontes itu tetep tinggi. Mi Rae sebenernya cuma ingin Jo Guk menaikan batas minimal usianya dari maksimal 24 hingga jadi maksimal 36 tahun (karena Mi Rae umurnya 36 tahun).

Setiap hari Mi Rae selalu membuntuti Jo Guk di kantor Wali Kota Inju. Dari mulai kasih portfolio foto-fotonya lengkap dengan ikan Baendaengi, sampai membuntuti Jo Guk dan Soo In di kolam renang cuma untuk mempertontonkan ke-seksi-annya (adegan ini sumpah-konyol dan bikin ngakak).

Ketika Mi Rae sedang ‘mempertontonkan’ ke-seksi-an’nya di depan Jo Guk dan Soo in (yang bikin mereka mikir perempuan itu gak salah lagi kalo ga di sebut sakit jiwa), tiba-tiba hp Mi Rae berdering. Ternyata si Debt Collector yang menagih utang Mi Rae menelepon. Dengan terbata-bata Mi Rae menjawab, dan langsung mematikan HPnya. Tapi dari situ Jo Guk malah baru sadar kenapa si Mi Rae itu bersikap seperti orang gila, dan Jo Guk sadar hal itu malah jadi memaklumi sikap Mi Rae.

Jo Guk pada Soo In: telepon polisi, bilang di sini ada pengintai yang ngaku-ngaku mirip boneka.

So In pada Mi Rae: Bisa pinjam HPnya, punya saya tertinggal di loker.

Mi Rae: Sorry ya, manner saya juga tertinggal di loker, Huh!

Esoknya, tiba-tiba Gubernur propinsi Muyang (Kota Inju bagian dari propinsi Muyang) datang ke kantor Wali Kota Inju. Tidak di sangka-sangka, Wali Kota Go yang bersifat ABS (Asal bapak senang) ini kaget berat ketika, Gubernur itu kenal baik dengan Jo Guk, dan malah Jo Guk yang di ladeni oleh Gubernur.

Akhirnya seperti biasa, diutuslah Mi Rae oleh Walikota Go untuk menyajikan teh di ruangan Jo Guk yang kebetulan sedang bicara berdua dengan Gubernur. Sambil menyajikan Mi Rae harus menguping semua pembicaraan mereka berdua dan harus segera di sampaikan ke Walikota Go. Tapi dasar Mi Rae yang benar-benar tidak ingin mencampuri urusan siapapun, Mi Rae berbohong pada Walikota yang menyebabkannya kena hukuman membersihkan flyers-fyers yang menempel di tempat umum di Kota Inju. Awalnya Jo Guk penasaran apakah Mi Rae melapor semua hal yang ia dengar ketika di ruangannya pada Wali kota hingga mengajak Mi Rae untuk minum di luar, tapi ketika ia melihat Mi Rae ‘kerja bakti’ seorang diri di pinggir jalan, dan mengatakan ini semua gara-gara dia, Jo Guk sadar kalo Mi Rae tidak menyampaikan hal yang ia dengar pada Wali Kota.

Sementara itu, kesal akibat insiden tadi dengan Gubernur, Wali Kota Go berstrategi mengajak makan malam buat staff-staff kantor yang masih memihaknya dan mendapati bahwa cuma segelintir karyawannya yang datang di acara dinner ‘bermakna’ itu. Apalagi Jo Hwa sebagai ‘penasehat spiritualnya’ juga ikutan kesal karena suaminya sendiri tidak datang dalam acara dinner itu.

Sampai rumah, Jo Hwa yang menunggu suaminya pulang, langsung melampiaskan amarahnya pad Jong Do. Dia merasa selama ini Jung Do engga’ pernah mendukung Jo Hwa. Padahal Jong Do cuma mau hidup sederhana dan tenang, tidak seperti Jo Hwa yang ambisius dan ngotot harus mendapatkan kedudukan tinggi suatu hari nanti di pemerintahan Korea Selatan. Akibat prinsip mereka yang saling berbenturan, sudah 2 tahun mereka pisah kamar.

Mi Rae yang belum yakin usahanya berhasil akhirnya mengajak teman-teman kongkownya yang kebetulan adalah netter untuk ‘menyampah’ dengan komen dan email-email tentang batas umur maksimal kontes Miss Baendaengi plus segala tetek bengek tentang pelecehan terhadap kecantikan, penyia-nyiaan anggaran daerah dan segala hal yang membuat website Inju jadi down dan crash karena over bandwith.

Setelah rapat yang pertama dari panitia Miss Baendaengi di mentahkan oleh Jo Guk yang dari awal tidak peduli akan acara Miss Baendaengi ini tapi toh harus bertanggung jawab, akhirnya rapat yang kedua kali di selenggarakan oleh Jung Do. Kali ini, ia sengaja mengajak Mi Rae dan seorang petugas wanita dari pelayanan sosial untuk sekedar memberikan pendapat mereka dari sudut pandang seorang perempuan terhadap kontes kecantikan yang bakal di selenggarakan oleh Inju untuk pertama kali. Apalagi dengan adanya serbuan komen dan email-email dari warga Inju  hingga website Inju crash (well, sebenarnya kita tahu siapa dalangnya-hehehe ketawa setan), maka harus di pikirkan kembali strategi yang tepat untuk menyelenggarakan kontes tersebut, menurut Jung Do. Tapi dengan jengkel, Jo Guk bilang, ga’ perlu terlalu pusing mikir musti gimana kontes ini bakal berlangsung, dan segala tetek bengek kriteria pemilihan yang tidak penting, lagi pula semua pria punya pola pikir yang sama terhadap kontes kecantikan tersebut. Kalo perlu Shin Mi Rae juga bisa ikut kontes tersebut, kata Jo Guk berapi-api. Setelah itu ia meninggalkan rapat yang semestinya ia pimpin.

Jung Do berusaha membesarkan hati Mi Rae yang baru saja (secara ga’ langsung) di lecehkan sama Jo Guk. Mi Rae bilang dia ga apa-apa dan nyadar banget siapa dirinya. Tapi alangkah terkejutnya Mi Rae ketika Jung Do bilang, jangan begitu kamu boleh kok ikut kontes itu, aku bakal mendukungmu, maka gara-gara hal tadi resmilah Mi Rae ikut kontes Baendaengi.

Babak seleksi untuk Miss Baendaengi pun di mulai, sementara itu Jo Guk kembali mendatangi BB yang menanyakan perkembangannya di tempat baru.

BB : Kamu mau Inju menjadi daerah kekuasaanmu?

Jo Guk: tidak. Jika anda ingin memberikan sesuatu, berikan saya kekuasaan yang lebih besar, saya mau negeri ini ada dalam kekuasan saya.

Terus bagaimana kelanjutan kontes Miss Baendaengi tadi? akankah BB mengabulkan keinginan Jo Guk? bersambung di review berikutnya (thanks for reading it)

up to City Hall bagian dua…

47 thoughts on “City Hall (2009) [Bagian 1 & 2]

  1. Akhir mbk tatz bwt reviewny y? Emang ni drama g boleh dilewatin ^^
    Apalagi endingny,wuaaaah romantis abiiis…

    Cha seung won emang jrg maen drama. Dia lbh bnyk maen action movie. Tp di CH dia meranin tkhny buagus buangetz. Chemist-ny sama KSA dapet…

    Moga bs diputar di tv qt,hehehe

    Meski dah nonton,thanks atas reviewny… Moga g bosen jg nulisny y, ^_~

  2. aq suka banget ma nie film….critanya laen dri biasanya….plagi demen banget ma omni kim sun…dpet banget chemistrinya kimsun ma cha seung won….TOP BANGET deh…..

  3. @ Hana, iya niy..tapi kerja keras bgt buat reviewnya hehehe..tapi menyenangkan sih..mudah2an ga berhenti di jalan…^^

    @Tata, aku punya 2 versi, versi download dgn better subtitle sama versi beli. 2-2nya gambarnya bgs, cuma subtitlenya aja yg beda.

  4. kyaknya ceritanya seru neh….??/

    tapi cowoknya kok kurang cakep she?/

    seklias tak kira so ji sub,, eh tapi bkn…

    tak tunggu kelanjutan reviwnya ya..

    ngomong2 ada kabar terbaru apaan neh dari kim joon(t-max)…

  5. wah…
    mbak tatz,, kayaknya seru nie drama,,
    tapi aku belum nonton, karena mba’ tatz berinisiatif buat ngereview nie drama secara lengkap,, jadi bacanya berasa sambil nonton vilmnya,, hahahak..
    ditunggu y mba’ kelanjutannya ampe 20 episode..🙂

  6. onnie tatz, krn rekomendasi dri onnie aku jd bli film ini… dan gak ngecewain, malah keren bgt ceritanya aku udh nnton smp 2 kali. Cuma dvd yg aku beli subtitlesnya gak smuanya bgs, tp bwt keseluruhan keren bgt.Aku jg udh download OST dr link yg onnie ksh, cm skrg lg cari liriknya. kira2 aku bisa cari liriknya dmn ya?coz dr kmrn cr blm dpt2… gomawoyo onnie

  7. Kim sun ah my fav korean actress..ngeliat dia pasti bwaannya lucu trus dtmbh aktng nya yg slalu ok..she’s still my noona halah hehe..DVD udah beli bbrp bulan yg lalu cm blm smpt nonton serial2..nuhun T.tatz yg udh ngreview nya jd tmbh penasaran nh.

  8. Miss Tatz, didukung untuk bikin review lengkap dari city hall ini…ga bosenin kok… saya juga ngefans sama Kim Sun Ah onnie. Dan My lovely Kim Sam Soon juga jadi favorit saya. Walopun selera saya sih lebih ke dorama daripada serial negri ginseng (kebanyakan adegan mellow sih). Tapi serial Sun Ah dengan akting super gilanya pantang dilewatkan. Masuk wish list deh serial ini. Dan makasih banyak bwat review-nya.

  9. akhirnya rilis juga reviewnya…..
    kali ini nuna Tatz emang niat banget sampe mau di bikin beberapa bagian… salute deh….

    oh ya Nuna jgn lupa review drama2 Cha Seung Won yang lain….. heheheh

  10. Icha, coba cari link untuk lirik-lirik OST drama korea di halaman download sinemakorea.com,

    @All…thanks yaaa..^^ doa’kan saya untuk terus ngelanjutin…lanjutkan!😀

  11. Thx untuk review nya, ini termasuk film drama favorite Qu loh aku udah nonton untuk yang ketiga kalinya…..
    Cerita nya seru..n’ ngak ngebosenin!
    And lagu-lagu di film ini juga keren Pas sama suasana nya …! 🙂

  12. Aku dah sempat baca kl KSA mo buat serial lagi n lgs penasaran cos aku fans berat KSA, pas liat serialnya. Lucuuu bgt aku sampe liat 3x gak bosen2 sm wkt liat MKSS, pertama liat pemeran cowo’nya gk suka tapi akhirnya kepincut juga cari2 profinya dia hehehe…. Oh ya mbak aku sbnrnya dah lama cari tempat kursus bahasa korea tapi di kotaku Sby masih belum ketemu, kalo mbk tau mohon kasih tau ya… Thanks n aku tgg review lanjutannya cos di dvdku teksnya gk terlalu bagus… ^__^

    • @Endah, salam kenal Endah, sayang bgt aku gak berdomisili di sby, jd ga bisa bantu, mungkin pembaca yg lain ada yg bisa bantu..??

  13. sorry ni baru nimbrung..sebenarnya aku ni penggemar lama blog ini…
    okay, met puasa ya jeng..smg puasanya di Ridhoi ALLAH..amin…
    salam kenal…

    • @tantan….ho’oh…hehehe…kurang kerjaan yak gue…tapi mudah2an bisa kasih ”pencerahan” buat yg beli DVD versi bajakan karena sub.nya jelek..

  14. slm knl mbak tatz…thanks resensinya..mbak, jd lebih jls jalan ceritanya, aku udah lama beli tp blm sempat nonton..walaupun adegannya lucu2 n bisa bikin ngakak,tp mbak aku kecewa ama subtitle..nya cape deh!!! dimana sih nyari yg sub nya bagus..siapa gt yg ngeluarin, kalo download aku blm bisa sih..

    • @Ariey, sama-sama ^^. Betul bgt, kalo beli versi DVD bajakan kemungkinan kita ga’ bakal puas karena subtitlenya jelek. Aku kebetulan di kasih temen versi downloadan dengan subtitle yg bagus. Aku ga’ tau apa para pembajak bakal produksi ulang (bajak ulang) versi originalnya yg pastinya better subtitle. Tapi untuk sekarang, kalo mau subtitlenya bagus either download ato nonton streaming lewat http://www.mysoju.com.

  15. gaya main Cha Seung Won sbg Jo Guk sgt memikat hati,apalagi saat adegan dansanya yhg begitu lembut dan berkesan.tokoh yg diperankn Cha Seung Won berkarakter,berkharisme,cool,pokoknya mantep tenan.sbg politikus gayanya cukup memikat hati.apalagi coolnya itu wah ga kuattttt.film ini happy ending dg menikahnya kedua pasangan ini jd aku suka.filmnya lumayan seger dan bikin kita terpingkal2 jk melihatnya.

  16. Tatz..gw baru mulai nonton lagi, bener dah KSA gokil abis dengan suaranya yang tetep cempreng belum lagi waktu dia dance lagunya SUJU dan omo jatuh cinta (lagi) sama tipikial oppa2 CSW yang awalnya nggak terlalu suka tapi kesini2 gila jatuh cinta gw sama oppa yang satu bener2 recomended abis OSTnya juga TOP b

  17. yg di ochannel udah tamat cuy..sedih gw..mkny gw bli dvd nya,,biar bs ngulang dr awal lg…sumpah..ini drama terkeren yg prnh gw tonton selain full house..CSW keren bgt & KSA jd cantik bgt disini..sukaaaaaaa deh..
    Ntr bakalan ad city hall2 g y?…

  18. ini drama korean yg bener2 gak ngebosenin n sangat menarik.

    rata2 drama korea masih bertema klasik seperti ttg cinta segitiga, co n ce nya dipisahkan krn org tua gak setuju, gara2 kaya miskin klo ga salah satu peran utamanya hilang ingatan, klo ga pemeran co/ce nya mati trus muncul org yg mirip, trus salah satu pemeran utamanya hilang di masa kecil ketemu lagi pas gede bla bla bla bla dsb…

    tapi ini bener2 fresh krn dibumbui nuansa politik yg bener2 seperti terjadi di keseharian qta.. berbeda dgn drama2 percintaan lainnya

    baru kali ini gw nonton film yg cintanya dipisahkan gara2 politik bukan gara2 org tua/ kaya-miskin / sakit dll

    wajib di tonton bgt neh, lucu, sedih, fun semua ada disini..

  19. aaaaaaarrrrgggghhhh…. filmnya bikin galaaauuu… hahaha..
    suka banget!!! sayangnya ga punya DVDnya,,kalo punya pasti ditonton setiap hari,,heheh
    Romantis abiss.. Trus alur ceritanya juga keren..
    Kim Sun Ah (Shin Mi Rae) & Cha Seung Won (Jo Gook) main di film lain lagi ga sih??
    Need Info, please!!😉 thanks

  20. @dije:
    Kim Sun ah serialnya yg bagus: My Name is Kim Sam soon
    Cha Seung Won: lebih banyak main di film lepas, kaya; secret, eye for an eye, Ghost House, X-Project dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s