Kdrama – Kmovie, Ga Asing Lagi!

Setelah lebih satu dekade film dan serial Korea bertandang ke tanah air, nampaknya sekarang film dan serial Korea bukan lagi menjadi tamu di negeri kita tercinta ini. Lihat saja beberapa stasiun televisi swasta yang sekarang hampir setiap hari menayangkan beberapa serial Korea mulai dari yang lawas sampai yang paling gres. Atau beberapa televisi kabel yang memang sengaja tanyang dengan main stream film dan serial-serial Korea 24 jam seharinya. Well, sebenarnya buat kita-kita para pencinta film dan serial Korea hal ini tentu saja menjadi kabar baik karena kita ga usah lagi dong hunting film atau serial Korea (terutama yang lawas-lawas yang sudah susah dicari copy-an VCD/DVD nya), tinggal pencet remote TV dan milih mana aja film atau serial yang pengen kita ikuti setiap hari nya.

Munculnya berbagai tema-tema baru yang ga sekedar terbatas pada kisah cinta segitiga atau segi empat, kisah cinta menyedihkan yang berakhir dengan salah satu tokoh utama yang meninggal karena sakit kanker, selaiknya tema klasik serial Korea era awal tahun 2000-an, juga menjanjikan hiburan tersendiri bagi para pecinta film dan serial Korea. Dan memang itulah salah satu kelebihan dari rumah produksi film dan serial Korea yang selalu kreatif dan berani muncul dengan ide-ide baru, menjadikan suguhan film dan serial Korea menjadi tampil berbeda dengan ke-originalitas-an nya.

Namun entah kenapa, berbagai tema yang muncul dan ratusan aktor serta aktris baru yang muncul sekarang tidak dibarengi dengan acting yang mumpuni. Mungkin karena era karbit masih menjadi solusi di sana untuk menerbitkan aktor-aktris yang enak dilihat di layar, meski acting rada pas-pasan. Rindu rasanya melihat orang-orang lama kembali muncul di layar yang kayaknya sekarang mereka lebih aktif dalam proses produksi film/serial sendiri. Well..mudah-mudahan akan ada lagi serial dengan wajah-wajah lama yang biasanya kualitasnya lebih bagus dengan rating yang menjulang tinggi.

Advertisements

How do their arm(y) look?

Tahun 2011 ini memang cukup banyak aktor korea kesayangan kitayang ‘ditargetkan’ bakal masuk camp militer. Setelah Hyun Bin, gossip2nya sih Rain bakal menyusul. Penasaran gimana penampakan mereka di camp milter? Cekidot!

KangDong Won.. makin imut ga seeh?

Kim Ji Tae.. macho banget boo!!!

Hyun Bin.. kerja keras, hwaiting!

Kim Nam Gil, luntur deeh image Bad Guy nya 😀

Credit: as labelled

Dramacity (Kreatifitas Pak Lapak yang Menipu)

Ini bukan kali pertamanya saya ketipu membeli produk lapak. Resiko memang. Tapi kayaknya pak lapak harus memperhatikan postingan saya yang ini karena belakangan memang marak sekali beredar DVD/VCD pak lapak yang isinya tidak sesuai dengan covernya. Bisa jadi cuma covernya saja yang beda (judul dan isi filmnya sama) tapi kali ini yang paling parah. Isi, cover maupun judulnya SAMA SEKALI BERBEDA dengan yang pak lapak jual. Too bad, kebiasaan saya untuk tetap menyelesaikan tontonan yang udah saya pilih memaksa saya untuk tetap mlototin adegan demi adegan ajaib yang disuguhkan sampai titik enegnya saya pun akhirnya berhenti di episode satu (ada 2 episode dalam 1 paket DRAMACITY yang ternyata berjudul TRANSFORMERS).

Bercerita tentang seorang professor yang ingin menghidupkan kembali sosok ninja dari abad antah berantah dengan mencari tubuh-tubuh sekarat dan menginjeksinya dengan darah ninja tersebut (gak tau darahnya dapat dari mana secara orang mati darahnya kan ikut membeku?). Korban demi korban berjatuhan meskipun memang kebanyakan korban yang dipilih adalah para homeless atau korban kecelakaan tabrak lari atau korban kejahatan yang didapati sang professor di jalan-jalan. Continue reading

46th Annual Daejong Film Awards Nominees

Source: Hancinema.net


Daejong Award Film Festival atau Grand Bell Award, merupakan ajang tahunan bergengsi bagi insan film di Korea dan merupakan ajang Festival film tertua di Korea Selatan. Untuk tahun ini, yaitu acara Daejong Award Festival ke 56 telah mengeluarkan nominasi film-film apa saja yang masuk kedalam 19 Kategori nominasi yang ada, yiatu:

– Best Movie:
“Take Off”,
“Mother – 2009”,
“The Divine Weapon”,
“Sky and Sea”,
“Haeundae”

– Best Director:
Kim Yong-hwa (“Take Off”),
Yoon Je-kyoon (“Haeundae”),
Jeon Yoon-soo (“Portrait of a Beauty”),
Jeong Gi-hoon (“Ae-ja”),
Bong Joon-ho (“Mother – 2009”)

– Best Actor:
Kim Myeong-min (“Closer to Heaven”),
Kim Yoon-seok (Running Turtle),
Seol Kyeong-gu (“Haeundae”),
Jeong Jae-yeong (“The Divine Weapon”),
Ha Jeong-woo (“Take Off”)

– Best Actress:
Kim Min-seon (“Portrait of a Beauty”),
Kim Hye-ja (“Mother – 2009”),
Soo-ae (“Sunny”), Jang Nara (“Sky and Sea”),
Choi Kang-hee (“Ae-ja”)

– Best Supporting Actor:
Kim In-kwon (“Haeundae”),
Jin Goo (“Mother – 2009”),
Jeong Kyeong-ho (“Sunny”),
Jang Geun-seok (“The Case of Itaewon Homicide”),
Kim Nam-gil (“Modern Boy”)

– Best Supporting Actress:
Kim Bo-yeon (“Living Death”),
Kim Hae-sook (“Thirst”),
Kim Yeong-ae (“Ae-ja”),
Choo Ja-hyeon (“Portrait of a Beauty”),
Nam Neung-mi (“Closer to Heaven”),
Uhm Jung-hwa (“Haeundae”)

– Best New Director:
Park Geon-yong (“Bronze Medalist”),
Yang Ik-joon (“Breathless”),
Lee Ho-jae-I (“The Scam”),
Kim Eun-joo (“Summer Whispers”),
Jang Hoon (“Rough Cut”)

– Best New Actor:
Kang Ji-hwan (“My Girlfriend is an Agent”),
Cha Seung-woo (“Go Go 70s”),
Kim Nam-gil (“Modern Boy”),
So Ji-sub (“Rough Cut”),
Song Chang-ee (“Once Upon a Time in Seoul”)

– Best New Actress:
Kim Kkot-bi (“Breathless”),
Park Bo-yeong (“Speedy Scandal”),
Lee Young-eun (“Summer Whispers”),
Hyeon Junie (“Sky and Sea”),
Seon Woo-seon (“Running Turtle”)

– Best Script:
“Ae-ja” (Jeong Gi-hoon),
“Castaway on the Moon” (Lee Hae-joon),
“Rough Cut” (Kim Ki-duk/Jang Hoon/Ok Jin-gon/Oh Se-yeon),
“Hand Phone” (Kim Mi-hyun),
“Living Death” (Lee Yong-joo-I)

– Best Cinematography:
“Take Off” (Park Hyeon-cheol),
“The Good, the Bad, the Weird” (Lee Mo-gae),
“Mother – 2009” (Hong Kyeong-pyo),
“Haeundae” (Kim Yeong-ho-I),
“Portrait of a Beauty” (Park Hee-joo)

– Best Lighting:
“Portrait of a Beauty” (Kim Seung-gyoo),
“Speedy Scandal” (Lee Seong-jae-I),
“A Frozen Flower” (Yoon Ji-won),
“The Divine Weapon” (Im Jae-yeong),
“Thirst” (Park Hyeon-won)

– Best Editing:
“Go Go 70s” (Kim Sang-beom/Kim Jae-beom),
“The Good, the Bad, the Weird” (Nam Na-yeong),
“Take Off” (Park Kok-ji),
“Speedy Scandal” (Nam Na-yeong),
“The Divine Weapon” (Kim Hyeon)

– Best Score:
“A Frozen Flower” (Kim Joon-seok),
“Mother – 2009” (Lee Byeong-woo),
“Speedy Scandal” (Kim Joon-seok),
“Go Go 70s” (Bang Joon-seok),
“Sky and Sea” (Lee Eung-do)

– Best Art Direction:
“Antique” (Jeon Kyeong-ran),
“Portrait of a Beauty” (Lee Ha-joon/Yoon Il-rang),
“A Frozen Flower” (Kim Gi-cheol),
“The Good, the Bad, the Weird” (Jo Hwa-seong),
“Modern Boy” (Jo Sang-kyeong)

– Best Visual Effects:
“Take Off” (Jeong Seong-jin),
“The Good, the Bad, the Weird” (Kim Uk/Kwak Tae-yong/Jeong Jo-an),
“Modern Boy” (Kang Jong-ik/Song Jong-hee/Kim Kwang-soo),
“The Divine Weapon” (Jeong Seong-jin/Han Pil-nam/Future Vision)
“,Haeundae” (HANS UHLIG (POLYGON), Jang Seong-ho (Mofac), Kim Hee-dong (CJ Power Cast)/Hong Jang-pyo)

– Best Sound:
“Haeundae” (Eun Hee-soo/Choi Tae-yeong),
“The Good, the Bad, the Weird” (Kim Kyeong-tae/Choi Tae-yeong),
“Chaw” (Oh Seong-jin Kinopost), “Go Go 70s” (Park Jong-geun/Kim Seok-won), “The Divine Weapon” (Oh Se-jin-I/Blue Cap)

– Best Production Design:
“Castaway on the Moon” (Kim Moo-ryeong),
“The Divine Weapon” (Yoojin E & C),
“Take Off” (Kim Yong-hwa/Kim Min-suk/Shim Yeong/Kim Ho-seong), “Haeundae” (Yoon Je-kyoon),
“Treeless Mountain” (Kim So-yong)

– Best Costume:
“A Frozen Flower” (Dam-yeon Lee Hye-soon/Jeong Jeong-eun),
“Modern Boy” (Jo Sang-kyeong),
“The Good, the Bad, the Weird” (Kwon Yoo-jin/Choi Ui-yeong),
“Portrait of a Beauty” (Lee Yoo-sook), “Sunny” (Sim Hyeon-seob)

Chuseok Jalbonaeyo ! (Happy Chuseok)


Lebaran, eh Chuseok maksudnya ^^

Chuseok merupakan “Thanksgiving Day” di Korea dan termasuk dalam kalender hari libur resmi yang dirayakan secara besar-besaran layaknya Lebaran di Indonesia. Chuseok biasanya dirayakan pada bulan ke-8, hari ke-15 kalender lunar yang tahun ini jatuh pada tanggal 3 Oktober (cmiiw).

perayaan ini berupa pesta makan untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan panen, sehingga di sebut juga hari panen (mirip Thanksgiving day di Amerika), Festival Bulan musim panen atau Hankawi (hari besar di tengah-tengah musim gugur).

Hankawi sudah dikenal sejak zaman dahulu tepatnya pada zaman kerajaan Silla, saat itu diadakan pertandingan menenun kain, pertandingan tersebut dibagi menjadi dua tim. Tim yang menenun kain yang paling panjang dinyatakan sebagai pemenang, sedangkan tim yang kalah harus mentraktir tim yang menang dengan berbagai makanan yang enak-enak.

Di zaman sekarang perayaan Chuseok merupakan kesempatan orang Korea untuk pulang kampung bertemu sanak keluarga dan mengunjungi altar leluhur. di pagi hari, orang Korea melakukan ‘Jesa’ yaitu penghormatan terhadap arwah para leluhur dalam bentuk ziarah ke makam untuk merapikan tanaman dan tanah sekitar makam. sehari sebelum Chuseok para ibu menyiapkan berbagai makanan, buah-buahan dan minuman yang akan digunakan untuk ‘Jesa’. jenis-jenis makanan yang disiapkan untuk ‘Jesa’ berbeda-beda untuk tiap rumah.

Pada Zaman dahulu ‘Jesa’ hanya dilakukan oleh kaum pria sedangkan kaum wanita hanya menyiapkan makanan untuk Jesa. perayaan Chuseok juga merupakan kesempatan untuk berterima kasih kepada arwah leluhur, makanan yang paling istimewa pada saat ‘Chuseok yaitu ‘Song Pyon’ semacam kue yang terbuat dari tepung beras dan berisi kacang hijau atau wijen, konon ada sebuah cerita jika kita pertama kali membuat ‘Song Pyon’ dan hasilnya bagus, pada saat kita menikah akan dikaruniai seorang putra/putri yang cantik.

-Su yon-

http://suyoni.multiply.com

Catatan tambahan:

Biasanya, dalam perayaan Chuseok ini juga di tandai dengan banyaknya para artis Korea yang merilis foto-foto mereka dengan menggunakan Hanbok (pakaian tradisional Korea) yang memaknai bahwa merekapun ikut memeriahkan perayaan adat turun-temurun itu sekaligus ikut melestarikan budayanya serta memberi contoh baik khususnya pada generasi muda di Korea.

Seperti parade foto-foto bintang-bintang Korea yang ikut memeriahkan Chuseok tahun ini dengan melakukan “Hanbok Ipgo Chuseok Insa” yang berhasil Sinkor kumpulin, Enjoy! ^^


Lee Min Ho



U-know dan Go Ah Ra



Jeong Il Woo dan Chae Won Mun



Go Hye Sun dan Rain



Lee Yeon He



Il-U/Singer



Song He Jin



Girl Bang, T-ara



Kim So Eun



Im Ju Hwan


Pics: yahoo.kr

F4 Lagi (F4 Lagi)

Belum kenyang-kenyangnya peminat drama serial televisi dengan berbagai versi F4 yang disuguhkan ternyata akan lebih di’puaskan’ dengan versi lain dari negara tetangga kita juga. Pinoy version, sebutlah demikian direncanakan akan mulai tayang tahun 2010 ini. Dipromotori oleh ABS-CBN (stasiun televisi yang sering menelorkan serial – telenovela laris) ternyata pemilihan cast untuk masing-masing pemeran tokoh yang diadaptasi dari manga Jepang Hana Yori Dango ini pun tak pelak memecahkan peperangan antar fans Pinoy di berbagai forum. Meski agak terbata-bata mengeja dan mengartikan diskusi mereka yang alot akhirnya saya bisa memberikan sedikit bocoran di sini bahwa casting yang telah officially terpilih adalah sebagai berikut:

1. Maja Salvador sebagai Janna Bautista

Setelah mengalahkan Sarah Geronimo yang ‘kelihatannya’ lebih jago acting dan popular, didapuklah aktris seksi ini untuk memerankan tokoh Shan Cai (Taiwanese Version) alias Tsukushi Makino (Japanese Version) alias Jan Di (Korean Version).

2. Jake Cuenca sebagai Brian Mendoza

Actor yang satu ini pun kelihatannya harus berjuang mati-matian demi mendapatkan peran ‘keren’ sebagai Doumiyoji Tsukasa secara saingan beratnya Enchong Dee pun sebelumnya dielu-elukan akan 100% mendapatkan cast tersebut. Namun pihak rumah produksi dan tentu saja pak sutradara telah dengan amat sangat cermat menempatkan dua cowok yang sama-sama ganteng dan cukup bikin kepala saya pusing dalam mencari foto ‘tersopan’ mereka di mesin google (secara keduanya or maybe mostly Pinoy actor punya side job sebagau model bikini/underwear). Continue reading